16 Mei 2011

Pengertian Kundalini

Kundalini, berasal
dari bahasa
Sansekerta yang
berarti gulungan.
Dalam keadaan pasif,
Kundaliniberbentuk
3 ½ lingkaran yang
berada di bawah
tulang ekor
(tepatnya antara
anus dan organ
kemaluan)
Ada beberapa
perbedaan pendapat
mengenai Kundalini,
sebagian
mengatakan bahwa
Kundalini merupakan
faktor penting guna
mencapai
pencerahan dan
sebagian lagi
beranggapan bahwa
guna mencapai
pencerahan tidaklah
diperlukan Kundalini.
Tingkat pencerahan
yang dimaksud
adalah bangkitnya
spiritual tertinggi
yang dapat dicapai
seseorang dimana
rahasia alam dan
kehidupan dapat
diketahui dengan
jelas. Dan dengan
demikian mereka
dapat mencapai
kesadaran sejati.
Kundaliniseseorang
mungkin bangkit
karena berbagai hal,
antara lain: melalui
latihan khusus,
pengabdian hidup,
atau atas
kemurahan Tuhan
semata. Kelompok
pertama – yang
menganggap bahwa
kebangkitan
Kundalinidiperlukan
guna pencapaian
pencerahan –
kebangkitan
Kundalini dapat
terjadi secara
spontan tanpa
pelatihan terlebih
dahulu. Kebangkitan
spontan seperti ini
semata-mata karena
kemurahan Tuhan.
Dimasa lalu, banyak
orang yang tertarik
dengan berbagai
latihan yoga dan
berusaha dengan
sungguh-sungguh.
Merekaberpendapat
bahwa kehidupan di
dunia fana ini
merupakan impian
semata-mata dan
tujuan kehidupan
manusia
sesungguhnya
adalahpencapaian
kesadaran sejati dan
mencapai
pencerahan.
Pembangkitan
Kundalinidianggap
mampu membantu
mereka untuk
mencapai kesadaran
sejati dan mencapai
pencerahan, yang
merupakan
pengertian dasar
dari kelahiran
kembali.
Berdasarkan konsep
kelahiran kembali,
potensi-kesadaran
seseorangakan lahir
berulang kali sampai
potensi-kesadaran
tersebutmencapai
kesadaran sejati dan
mencapai
pencerahan.
Kelahiranberulang
guna berusaha
mencapai kesadaran
sejati hingga
mencapai
pencerahan, adalah
merupakan
penderitaan bagi
potensi-kesadaran
tersebut.Oleh
karena itu – bagi
mereka yang
mempercayai
konsepkelahiran
kembali –
pencapaian
kesadaransejati dan
pencerahan
merupakan sesuatu
yang teramat
penting.
Shakti Kundalini
sudah terdapat pada
setiap manusia.
Energi yang masih
pasif – berbentuk
gulungan 3 ½
lingkaran ini –
berada dalam
keadaan pasif hingga
salah-satudari yang
dijelaskan diatas
terjadi guna
pembangkitan shakti
Kundalini ini.
Bangkitnya shakti
Kundalini, baik
melalui pelatihan
maupun atas
kemurahan Tuhan, ia
akan merambat ke
atas melalui tulang
ekor dan tulang
punggung untuk
mencapai kepala
(Mahkota).
Kundaliniyang aktif
akan bergerak dari
tempat asal-nya,
yakni Cakra
Mooladhara, menuju
kepada Cakra
Sahasrara yang
terletak di daerah
kepala, yang juga
disebut sebagai
Cakra Mahkota.
Saatmerambat
keatas, Kundalini
akan melakukan
pembersihan-
pembersihan dari
seluruh hambatan
dan karma – yaitu
akibat dari setiap
interaksi dalam
bentuk perbuatan
atau pemikiran –
termasuk yang
berasal dari
kehidupan yang lalu.
Pada saat Kundalini
melewati sebuah
pusat energi (Cakra),
cakra tersebut akan
terbuka.
Dengan pelatihan
yang konsisten,
pekerjaan
pembersihan yang
dilakukan oleh
Kundalini pada setiap
cakra yang dilewati
akan meningkatkan
kesadaran pelaku
pelatihan.
Meningkatnya
kesadaranini akan
membantu pelaku
pelatihan untuk
mengerti akan
esensi kehidupan
yang pada akhirnya
menuju kepada
pencerahan spiritual.

0 komentar: